logo
Berita
Beranda > Berita > Berita Perusahaan Tentang Mengatasi Burr dan Wire Drawing dalam Pemesinan Hexagonal: Panduan Profesional untuk Meningkatkan Kualitas Produk Anda
Acara
Hubungi Kami
86-023-60338218-60338218
Hubungi Sekarang

Mengatasi Burr dan Wire Drawing dalam Pemesinan Hexagonal: Panduan Profesional untuk Meningkatkan Kualitas Produk Anda

2025-12-16

Berita perusahaan terbaru tentang Mengatasi Burr dan Wire Drawing dalam Pemesinan Hexagonal: Panduan Profesional untuk Meningkatkan Kualitas Produk Anda

Dalam bidang permesinan presisi, gerinda dan penarikan kawat setelah permesinan heksagonal adalah tantangan umum yang memengaruhi tampilan dan kualitas produk. Bahkan setelah menyelesaikan penyesuaian perlengkapan, masalah ini dapat berlanjut karena berbagai faktor. Artikel ini secara sistematis menganalisis akar penyebab dan memberikan solusi praktis untuk membantu Anda mengoptimalkan proses produksi dan memastikan hasil yang luar biasa.

1. Dimensi Inspeksi Utama dan Solusi

1.1 Alat Potong: Fondasi Permesinan Presisi
Alat potong adalah pusat dari proses permesinan, dan kondisinya secara langsung memengaruhi hasilnya.

  • Keausan dan Kondisi Mata Pisau: Mata pisau yang tumpul cenderung meremas material daripada memotongnya dengan bersih, yang menyebabkan gerinda dan penarikan kawat. Periksa alat secara teratur untuk chipping, keausan, atau tepi yang menumpuk, dan ganti atau giling ulang dengan segera.
  • Parameter Geometris yang Dioptimalkan: Parameter seperti sudut rake dan sudut relief harus sesuai dengan karakteristik material. Misalnya, gunakan sudut rake yang lebih kecil untuk material keras dan yang lebih besar untuk material lunak untuk menyeimbangkan gaya potong dan ketajaman.
  • Presisi Pemasangan yang Dipastikan: Pemasangan alat yang tidak tepat yang menyebabkan runout menghasilkan pemotongan yang tidak rata. Pastikan pemasangan tegak lurus dan gunakan dudukan alat presisi tinggi (misalnya, dudukan hidrolik) untuk mengontrol runout radial dalam 0,01mm, secara efektif mengurangi getaran.

1.2 Parameter Pemotongan: Menyeimbangkan Efisiensi dan Kualitas
Parameter pemotongan yang masuk akal sangat penting untuk memastikan kualitas permesinan.

  • Penyesuaian Laju Pemakanan: Laju pemakanan yang berlebihan dapat mencegah penghilangan material yang lengkap. Mengurangi laju pemakanan secara tepat (misalnya, dari 0,1mm/rev menjadi 0,05mm/rev) memfasilitasi pemotongan yang lebih bersih.
  • Pencocokan Kecepatan Pemotongan: Kecepatan yang terlalu tinggi dapat melunakkan dan menyebabkan material menempel pada alat, sementara kecepatan yang terlalu rendah meningkatkan gaya potong. Pilih rentang yang sesuai berdasarkan sifat material, seperti 800-1200 m/menit untuk paduan aluminium dan 50-100 m/menit untuk baja.
  • Mengontrol Kedalaman Pemotongan: Kedalaman pemotongan yang berlebihan dalam satu lintasan membebani alat. Menggunakan pemotongan berlapis atau mengurangi kedalaman pemotongan dapat secara signifikan meningkatkan hasil.

1.3 Material Benda Kerja: Mengontrol Kualitas di Sumbernya
Karakteristik inheren dari material secara menentukan memengaruhi hasil permesinan.

  • Kesamaan Kekerasan: Kekerasan material yang tidak konsisten menyebabkan perubahan mendadak pada gaya potong, menghasilkan gerinda. Perlakuan awal (misalnya, anil) atau penyesuaian parameter pemotongan dapat secara efektif mengatasi hal ini.
  • Mengelola Cacat Internal: Pori-pori atau inklusi internal dalam material dapat menyebabkan kerusakan yang tidak teratur. Menggunakan pengujian non-destruktif untuk mengidentifikasi cacat dan mengoptimalkan urutan permesinan membantu mengurangi masalah tersebut.

1.4 Alat Mesin dan Perlengkapan: Memastikan Permesinan yang Stabil
Kekakuan sistem permesinan secara langsung memengaruhi stabilitas proses pemotongan.

  • Memeriksa Kekakuan Alat Mesin: Getaran yang tidak normal mengganggu pemotongan yang mulus. Pastikan spindel dan pemandu dalam kondisi baik, dan pilih perlengkapan yang lebih stabil atau sesuaikan parameter jika perlu.
  • Meningkatkan Kekakuan Perlengkapan: Deformasi perlengkapan dapat menyebabkan perpindahan benda kerja. Menggunakan perlengkapan berkekakuan tinggi (misalnya, perlengkapan hidrolik) dan menambahkan titik penyangga dapat secara efektif meningkatkan stabilitas penjepitan.
  • Penerapan Pendingin yang Efisien: Pendingin yang memadai segera menghilangkan panas pemotongan, mencegah pelunakan material. Mengoptimalkan laju aliran dan arah pendingin, atau menggunakan alat pendingin internal, dapat secara signifikan meningkatkan kondisi permesinan.

1.5 Pemrograman dan Jalur Alat: Strategi Cerdas untuk Hasil yang Lebih Baik
Rasionalitas program permesinan sangat penting untuk kualitas permukaan.

  • Mengoptimalkan Jalur Alat: Hindari alat berhenti di sudut; menggunakan interpolasi busur atau metode entri heliks dapat mengurangi penumpukan material.
  • Menetapkan Tunjangan Penyelesaian: Tunjangan yang berlebihan mungkin tidak sepenuhnya dihilangkan, membentuk gerinda. Mengurangi tunjangan secara tepat (misalnya, dari 0,2mm menjadi 0,1mm) membantu mencapai permukaan yang lebih halus.
2. Rekomendasi Pemecahan Masalah Sistematis

Saat menghadapi tantangan dalam operasi permesinan, kami merekomendasikan mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Mulai dari yang Sederhana: Prioritaskan memeriksa faktor umum seperti alat dan parameter pemotongan.
  2. Verifikasi Komparatif: Lakukan pengujian dengan mengubah alat atau material untuk mengidentifikasi sumber masalah.
  3. Keputusan Berbasis Data: Catat secara cermat parameter dan hasil dari setiap penyesuaian untuk meringkas pola optimasi.
  4. Cari Konsultasi Ahli: Berkolaborasi dengan pemasok alat dan peralatan untuk menemukan solusi terbaik.

Melalui inspeksi dan optimasi sistematis, sebagian besar tantangan permesinan dapat diatasi. Jika masalah berlanjut, harap berikan material, model alat, parameter pemotongan, dan informasi mesin tertentu untuk analisis mendalam lebih lanjut.

Kirimkan pertanyaan Anda langsung kepada kami

Kebijakan Privasi China Kualitas Baik Tungsten Karbida Mati Pemasok. Hak Cipta © 2019-2025 tungstencarbide-die.com Semua hak dilindungi.